Penanggulangan Potensi Alam untuk Meningkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat Desa Silawan

Seperti yang diketahui oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, bahwa sebagian besar komoditas alam yang ada di Suatu Desa yang dikonsumsi oleh masyarakat perkotaan adalah potensi Alam yang berasal dari Desa. Hal ini dapat diukur dari banyaknya lahan pertanian, padang rumput membentang dan juga pepohonan rindang yang selain membuat asri suatu desa tapi manfaat lain dari rumput dan pepohonan tanam yang ada bisa juga di gunakan untuk pakan ternak, Tanaman jangka panjang untuk di konsumsi atau Ekonomi keluarga.

Dari Potensi seperti yang ada pada desa lain, Desa Silawan juga mempunyai beberapa Potensi Desa baik itu dalam lingkup Pertanian,Peternakan, Kreatifitas Masyarakat juga Potensi-potensi lain yang dalam tahap perencanaan pengembangan yaitu Bidang Pariwisata Desa dengan memanfaatkan Pantai dan Hutan Bakau yang ada.

Silawan yang mempunyai Letak Geografis Selain Berbatasan langsung dengan Batas Negara baru Timor leste, Letak Desa Silawan Diantara perbukitan dan memiliki Iklim Panas Berkepanjangan dan gersang.
Dengan Iklim panas Kisaran 37-39 derajat celcius di pertengahan Bulan tiap tahun, Masyarakat yang Dominan petani dan peternak mempunyai kesulitan dalam bidang pengairan disaat musim panas tiba.

Komoditi unggulan Jagung dan Umbi-umbian dari Bidang pertanian Menjadi Dominasi Pusat perekonomian Masyarakat yang ada di Desa Silawan saat ini,di tambah lagi dengan Hasil panen Tahunan Mete dan penjualan Hasil Ternak Sapi,kambing dan Babi sebagai penunjang Ekonomi dalam kurun waktu 1 (satu) Tahun, selain hasil alam, Kerajinan Tenun dan Anyam yang kini terkumpul dalam kelompok PKK yang di pasarkan di Silawan Corner juga cukup membantu perekonomian Ibu-ibu di Desa dalam membantu memenuhi kebutuhan Rumah Tangga.

Dari Fenomena Alam yang dihadapi Masyarakat Desa Silawan sekarang, Pemerintah desa bekerjasama dengan Pihak Pekerja Investor (WK) dan Birokrasi Kabupaten menginisiatifkan untuk perbanyak Pembangunan Embung Resap Air Penunjang sektor Pertanian dan Ternak,  Juga di lakukannya Pemasangan Sumur Bor dan Instalasi perpipaan warga dari Pihak Widya Karya (WK) Untuk sarana kebutuhan Air untuk Konsumsi masyarakat Sehari-hari.
Dengan mengupayakan ketersediaan Air Bersih yang masuk ke rumah warga Pihak Pemerintah Desa dan kabupaten mengharapkan Air yang tersedia selain dikonsumsi untuk kebutuhan Masak dan Mandi, Air yang ada dapat juga dipakai sebagai sarana perkebunan disekitar pekarangan Rumah dengan tanaman Bunga atau sayur-sayuran.

 

(Robert’s)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan