Dua Jalur, Jalan Internasional Penghubung Dua Negara Timor Leste Indonesia

Pembangunan Infrastruktur Fisik (Proyek APBN) yang bekerjasama dengan pihak BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Waskita karya (WK) beberapa Tahun terakhir ini sangat nampak dan di rasakan di Wilayah NTT pada Umumnya dan Desa Silawan khususnya dengan Beberapa pembangunan Infrastruktur megah yaitu Pos Lintas Batas Negara, Bendungan, Jalan Raya Antar Negara, Pengairan & Perpipapaan yang ada dalam Lingkup Kabupaten Belu sendiri yang mana memberi kemudahan di akses transportasi dan fasilitas pendukung lain yang mampu menunjang perekonomian warga Desa karena lebih mudah dan cepat akses ke Kota Kabupaten.

Dalam program Nawa Cita Presiden Jokowi Dodo yang mengemban Misi menbangun Indonesia dari Desa Pinggiran atau pelosok yaitu keselasaran Warga Negara dalam mendapat Hak yang sama dalam pembangunan yang dirasakan seperti sekarang ini terutama di Desa Silawan yaitu di kerjakannya lagi Pembangunan Jalan Dua Jalur yang menghubungkan Desa Silawan dengan Desa Tetangga yaitu Kenebibi dan Jenilu.

Pembangunan Dua jalur dengan Volume Panjang 3 Km dan Lebar 30 Meter persegi yang dikerjakan ini merupakan Kelanjutan dari proyek Tahun Lalu yang Cuma 1 Kilo meter dari Ruas Jalan PLBN yang membentang dalam Dusun Mota’ain.
Dari pekerjaan yang menggunakan Alat Berat seperti Exavator, Vibrator dan  Alat berat Alinnya ini, ada beberapa Bukit yang di pangkas juga beberapa meter Halaman dan lahan pertanian serta Halaman rumah Warga yang diambil untuk pembuatan jalan 2 Jalur.

Dari survey yang dilakukan Penyuluh bersama Kades dan Kaur Pembengunan desa silawan, Pembangunan 2 jalur ini disambut baik warga  untuk kelancaran transportasi Warga Lokal Desa maupun dari mancanegara, Namun setelah melakukan Komunikasi dengan Masyarakat Dusun Halibada yang berbatasan dengan Desa Tetangga yaitu Kenebibi dan Jenilu menyampaikan kendala masalah pengairan yang maksimal agar di buatkan juga parit atau Got air untuk pengairan karena selain letaknya berbatasan dengan Desa Kenebibi, Dusun Halibada mempunyai ruang lingkup yang sempit karena letaknya yang dibawah kaki Bukit dari bagian Utara dan Hutan Bakau di bagiang selatan. Dari pengaduan masyarakat ini, Ferdy Mones selaku kepala Desa Silawan meminta agar pihak Pekerja untuk memperhatikan hal yang dikelukan masyarakat demi kenyamanan Bersama.

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan