Petunjuk Teknis Penangkapan dan Budidaya Kepiting Bakau yang Murah Berpotensi

Program Pemerintah Dalam melestarikan juga memberi peluang ekonomi bagi masyarakat Pesisir pantai baru-baru ini dilaksanakan di Balai Desa Silawan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Belu dan Badan LSM Crap Ball Mangrove Indonesia (CBMI) dengan melaksanakan Empat hari kegiatan yaitu sosialisasi dan Praktek langsung kepada Masyarakat Desa Silawan mengenai Pengembang Biakan juga Penangkapan Kepiting Bakau yang Baik dan Efisien.

Dengan adanya Potensi Bakau pesisir pantai panjang membentang yang ada di Dusun Mota’ain Desa Silawan ini sangat Cocok bagi warga sekitar dalam pembudidayaan kepiting Bakau untuk dipasarkan baik dalam Wilayah NTT sendiri juga bisa ekspor ke luar daerah.

Prof.Toto Hidayah yang sebagai Pemateri Dari Crap Ball Mangrove Indonesia ini mengatakan Bahwa ini peluang bagi Warga karena tidak terlalu menguras Tenaga, karena disini (Desa Silawan) Bakaunya masih sangat terjaga keasliannnya tanpa harus merusaknya cuma dengan sampan saja sudah memasang perangkapnya yang sederhana juga efisien tandasnya.

Setelah Bersosialisasi, Prof.Toto bersama Kadis dan staf Dinas Perikanan dan Warga juga Kades Silawan langsung ke lokasi Hutan bakau guna melihat langsung cara penangkapan Kepiting Bakau.
Setelah terpasang semua perangkap kepiting sekitar 10 perangkap sembari istirahat sekitar 2-3jam setelah itu bersama warga mengecek kembali.
ternyata hasil tangkapnya maksimal karena semua terisi kepiting.

Ferdy Mones Bili Selaku kepala Desa silawan yang menyaksikan hasil tangkap itu langsung meminta kepada Dinas perikanan untuk memesan 100 buah Alat Tangkap kepiting ini untuk dibagikan kepada warga Dusun Mota’ain dan meminta kepada Pak Toto agar memasarkan Potensi Laut yang ada ini di daerah jawa Sulawesi dan Sumatera. Tandas Kades Ferdy Bili.

Robert’s

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan