Masyarakat Meminta Survey Ulang jalan Demi kelestarian Hutan Adat

Diskusi yang dihadiri 10 Kepala Dusun, Tokoh Adat, RT/RW Juga Pihak Pengerjaan Jalan ( Kontraktor ) serta Kepala Desa Silawan Beberapa waktu lalu bertempat di Balai Desa guna membahas Problem pengerjaan Jalan Raya Dua Jalur di Dusun Mota’ain yang dari Denah konstruksi pengerjaan yang akan dilaksanakan Ini melintasi Hutan Adat Sarobon yang dijaga sebagai sumber mata air juga Hutan lindung yang masyarakat sekitar mengakui sebagai Hutan Adat yang masih di Hormati warga dengan niali Sejarah dan Religius yang harus dijaga juga tetap dilestarikan.

Dalam Diskusi yang dipimpin lngsung oleh Ferdy Mones Bili selaku kepala Desa Silawan menyampaikan tidak adanya Komunikasi dari pihak pengerjaan dengan Kades yang berujung pada kontroversi dalam pelaksanaan pengerjaan, maka dari itu Kades mengambil inisiatif mengumpulkan seluruh tokoh masyarakat juga Kepala dusun dalam penyampaian transparan sehingga melakukan survey ulang lokasi pembangunan dua jalur ini.
Dari kesempatan yang sama Pihak Kontraktor meminta maaf kepad Kades juga semua Tokoh adat dan Kadus atas miskomunikasi yang ada selama ini karena kami mengerjakan sesuai yang ada dalam Denah konstruksi yang ada dan meminta terima kasih atas kesempatan yang diberi untuk melanjutkan pekerjaan pembangunan jalan raya ini walau menyimpang dari denah yang yang ada tapi pekerjaan ini tetap dilanjutkan.

Setelah Hasil diskusi dan atas musyawarah yang diberikan oleh Kades maka ditemukannya Mufakat bersama dengan melakukan survey ulang pembangunan jalan raya oleh semua aparat desa dan tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama setelah menentukan hasil diskusi yang dilakukan semua berbondong ke Dusun Mota’ain guna melihat tanah mana yang patut dibangun jalan raya dua Jalur dengan tidak merusak hutan Adat sembari menanti hasil konsolidasi Kades Kepada PPK ( Pejabat Kabupaten ) karena bangun ruang jalan ini Membutuhkan Luas Tanah sebesar 28 meter persegi dengan tidak merusak Hutan Adat yang ada.

(Robert suri)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan