KRISIS AIR BERSIH WARGA DESA SILAWAN SAAT MUSIM KEMARAU

Puluhan Warga Desa silawan, kecamatan Tastim Kabupaten Belu, NTT. Rela mengantri satu sampai dua jam demi mendapatkan Air untuk kebutuhan Hidup. Krisis air bersih akibat Musim Kemarau panjang sehingga sumber Air yang ada  terus menyusut. 

Masyarakat Desa terpaksa menggunakan Peralatan seadanya yaitu Gerobak dan Jerigen sebagai pengangkut Air dari salah satu Pipa yang masih mengalirkan Air bersih yang berada tepat disamping Kantor desa Silawan. Warga Desa harus berjalan kaki sepanjang 2-3 Km untuk mendapatkan air Bersih demi kebutuhan mandi dan Minum sehari-hari. 

Desa silawan memiliki satu sumber Mata Air yaitu We kiar yang masih bertahan dan digunakan masyarakat dikala kemarau panjang tiba seperti yang dialami sekarang. Dengan Empat Sumur Bor Bantuan pemerintah Kabupaten untuk masyarakat Desa, Namun sumur Bor yang ada sekarang sudah mengalami disfungsi sejak Tahun 2013 Karena kerusakan pada Mesin Pompa serta tidak adanya Teknisi untuk memperbaiki Mesin tersebut.

Menurut Richardo warga Desa silawan, saat ini masyarakat kesulitan air bersih karena sumur yang ada sudah mengering. Krisis air bersih di desa ini sudah berlangsung 3 bulan, namun selama itu pula belum ada Inisiatif dari pemerintah untuk memperbaiki Sarana Air bersih yang ada guna memingkatkan Konsumsi Air untuk bagi masyarakat.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan