Batu Akik Silawan dari Belu Tembus Australia

Batu akik dari Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, bukan hanya diminati pencinta batu dari dalam negeri. Batu dari wilayah ini malah sudah dibawa ke Australia.

Kepala Desa Silawan, Ferdy Mones kepada wartawan, Sabtu (26/3/2015) mengatakan ?potensi batu akik di wilayah perbatasan itu tidak kalah dengan batu akik dari wilayah lain.
Batu akik Silawan bahkan telah sampai ke Jakarta dan menembus Australia serta daerah lainnya.

“Batu akik Silawan sangat bagus dan ada sudah dibawa ke Australia,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak pengggemar batu akik baik dari dalam maupun luar daerah yang datang mencari batu akik, bahkan ada yang berani membeli batu jenis panca warna Rp 5 juta.

“Peminta akik ini dari kalangan pejabat Pemkab Belu, anggota TNI/Polri, Kejaksaan, Pegawai Imigrasi, Bea Cukai dan beberapa pengusaha yang sudah membeli batu akik Silawan,” katanya.

Menurut Fredy, potensi batu akik terdapat di seluruh wilayah Silawan. Saat ini warga di dusun Halimuti, Adubitin dan Webenahi mengkoleksi batu akik dan siap jual dalam bentuk bongkahan.? Dan sejak diperkenalkan kini banyak warga yang mulai berburu batu akik tersebut. Desa Silawan sendiri berjarak 15 KM dari Kota Atambua dan merupakan pintu perbatasan Negara Indonesia-Timor Leste

Yansen, salah satu warga mengemukakan dirinya mengoleksi batu akik Silawan yang sudah bentuk batu cincin dan ada juga masih dalam bongkahan yang siap dijual untuk peminat.

“Batunya ada, untuk satu batu cincin dijual dengan harga standar Rp 50.000 perbuah bahkan lebih dari Rp50.000 tergantung jenis dan corak batu. Sementara untuk bongkahan
harganya akan kita sesuaikan dengan kualitas batu,” katanya.

Yansen berharap, ada campur tangan dari pemerintah melalui dinas teknis dalam bantuan berupa alat mesin pemotong batu serta pelatihan bagi warga. “Kalu bisa warga yang mengoleksi batu akik di Silawan mendapat perhatian berupa bantuan, karena ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga khususnya di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Untuk diketahui, batu akik Silawan terdiri dari beberapa jenis antara lain Kalsedon, Sulaiman, Dendrit (fosil laut), Fosil Kayu, Lapis Lazuli, Kenyang Air, Hematite (Badar Besi), dan yang lainnya.*
(Sumber: http://kupang.tribunnews.com, Minggu, 28 Juni 2015 22:07)

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan